Eksperimen · K-Means

Klaster wilayah.

Hasil klasterisasi wilayah pengadaan berbasis fitur frekuensi paket, nilai pengadaan, komposisi jenis pengadaan, skor risiko, dan spatial lag wilayah tetangga.

Baca metodologi
K optimal 2 Silhouette + Davies-Bouldin
Wilayah terklaster 475 Kab/kota >= 30 paket
Jumlah fitur 12 6 dasar + 6 spatial lag
Model K-Means++ scikit-learn

Distribusi spasial klaster

Tiap kab/kota diwarnai per klaster K-Means · klik untuk profil wilayah
Nasional · kab/kota Distribusi klaster K-Means · 0 terklaster
Menyiapkan layer wilayah Pewarnaan per klaster K-Means
Klaster K-Means Klaster 0 · Pengadaan rutin nilai kecilKlaster 1 · Belanja modal nilai besar Belum terklaster
Klaster 0

Pengadaan rutin nilai kecil

269 wilayah Lihat semua wilayah
Median budget Rp 5.3Jt
Rata-rata paket 5.176
Skor risiko 1.11
K 2
Barang 70.8%
Konstruksi 4.2%
Konsultansi 3.1%
Klaster 1

Belanja modal nilai besar

206 wilayah Lihat semua wilayah
Median budget Rp 16.9Jt
Rata-rata paket 6.143
Skor risiko 1.16
K 2
Barang 59.1%
Konstruksi 8.8%
Konsultansi 7.2%