Dosir Paket · No. 62164529

Pengadaan Belanja Bahan untuk Kegiatan Huru Hara dan Pengamanan Pimpinan pada Kementerian HAM TA 2026

Detail paket ini adalah temuan berbantuan AI dan benchmark awal. Gunakan sebagai bahan tinjauan, bukan kesimpulan pelanggaran.

Pagu Rp 105.720.000 (105.7Jt) APBN - RUPIAH MURNI (A)
Potensi pemborosan Rp 35.0Jt 1 indikator aktif
Severity Tinggi 5 skor risiko
Benchmark 90% Perlu ditinjau

Ringkasan paket

Instansi
Kementerian Hak Asasi Manusia · K/L
Satker
SEKRETARIAT JENDERAL KEMENTERIAN HAM
Lokasi
DKI Jakarta, Jakarta Selatan (Kota)
Jenis pengadaan
Barang
Metode
Pengadaan Langsung
Pemilihan
January 2026
Sumber dana
APBN - RUPIAH MURNI (A)
Tahun dataset
2026
Severity Tinggi5 skor risiko1 indikator aktifPotensi anomaliOutlier benchmarkUMKM

Rincian pekerjaan dan analisis

Severity
Tinggi
Skor risiko
5
Indikator aktif
1
Potensi anomali
Ya
Outlier benchmark
Ya
Cakupan wilayah
1 wilayah
UMKM
Ya
Lokasi kerja
Dalam negeri
Volume pekerjaan
1 Paket
Uraian pekerjaan
1. Penggandaan dan Penjilidan ( 8, PKT, @ 642500 ); 2. Makan Peserta ( 180, OK, @ 57000 ); 3. Kudapan Peserta ( 180, OK, @ 24000 ); 4. Spanduk Banner Backdrop ( 2, PKT, @ 1500000 ); 5. Perlengkapan Pseserta (Tamen, Helm, Rompi, Stick Lamp) ( 6, PKT, @ 8000000 ); 6. Bahan Kegiatan (Kartu Akses Bandara) ( 14, PKT, @ 2500000 );
Spesifikasi
1. Penggandaan dan Penjilidan ( 8, PKT, @ 642500 ); 2. Makan Peserta ( 180, OK, @ 57000 ); 3. Kudapan Peserta ( 180, OK, @ 24000 ); 4. Spanduk Banner Backdrop ( 2, PKT, @ 1500000 ); 5. Perlengkapan Pseserta (Tamen, Helm, Rompi, Stick Lamp) ( 6, PKT, @ 8000000 ); 6. Bahan Kegiatan (Kartu Akses Bandara) ( 14, PKT, @ 2500000 );
Alasan indikator
Pengadaan bahan untuk kegiatan huru hara dan pengamanan pimpinan pada kementerian yang berfokus pada HAM tampak kurang selaras dengan fungsi kelembagaan. Komponen seperti perlengkapan taktis peserta dan kartu akses bandara menimbulkan indikasi belanja yang relevansinya perlu dipertanyakan. Nilai potensi pemborosan diestimasi pada komponen yang paling lemah justifikasi kebutuhannya berdasarkan uraian yang tersedia.