Dosir Paket · No. 62522657

Pengadaan Belanja Barang Operasional Lainnya pada Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi NTT Tahun Anggaran 2026

Detail paket ini adalah temuan berbantuan AI dan benchmark awal. Gunakan sebagai bahan tinjauan, bukan kesimpulan pelanggaran.

Pagu Rp 92.026.000 (92.0Jt) APBN - RUPIAH MURNI (A)
Potensi pemborosan Rp 76.7Jt 1 indikator aktif
Severity Tinggi 5 skor risiko
Benchmark 84% Perlu ditinjau

Ringkasan paket

Instansi
Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan · K/L
Satker
IM22 KANTOR WILAYAH DIREKTORAT JENDERAL IMIGRASI NUSA TENGGARA TIMUR
Lokasi
Nusa Tenggara Timur, Kupang (Kota)
Jenis pengadaan
Jasa Lainnya
Metode
Pengadaan Langsung
Pemilihan
January 2026
Sumber dana
APBN - RUPIAH MURNI (A)
Tahun dataset
2026
Severity Tinggi5 skor risiko1 indikator aktifPotensi anomaliOutlier benchmarkUMKM

Rincian pekerjaan dan analisis

Severity
Tinggi
Skor risiko
5
Indikator aktif
1
Potensi anomali
Ya
Outlier benchmark
Ya
Cakupan wilayah
1 wilayah
UMKM
Ya
Lokasi kerja
Dalam negeri
Volume pekerjaan
1 Paket
Uraian pekerjaan
1. Biaya Pengurusan STNK Roda 4 ( 5, Unit, @ 12500000 ); 2. Biaya Pengurusan STNK Roda 4 (Haice) ( 1, Unit, @ 15000000 ); 3. Biaya Pengurusan STNK Roda 2 ( 9, Unit, @ 1614000 );
Spesifikasi
1. Biaya Pengurusan STNK Roda 4 ( 5, Unit, @ 12500000 ); 2. Biaya Pengurusan STNK Roda 4 (Haice) ( 1, Unit, @ 15000000 ); 3. Biaya Pengurusan STNK Roda 2 ( 9, Unit, @ 1614000 );
Alasan indikator
Biaya pengurusan STNK per unit tampak sangat tinggi untuk kendaraan roda 4 dan roda 2. Untuk 5 unit roda 4 dikenakan Rp12,5 juta per unit, 1 unit Hiace Rp15 juta, dan 9 unit roda 2 Rp1,614 juta per unit. Nilai tersebut mengindikasikan potensi pembebanan jasa administrasi yang tidak proporsional dibanding sifat layanan pengurusan dokumen kendaraan, sehingga layak dikategorikan serius dan perlu pemeriksaan kewajaran biaya.