Dosir Paket · No. 63165767

Binsat Sintelal 2026

Detail paket ini adalah temuan berbantuan AI dan benchmark awal. Gunakan sebagai bahan tinjauan, bukan kesimpulan pelanggaran.

Pagu Rp 720.000.000 (720.0Jt) APBN - RUPIAH MURNI (A)
Potensi pemborosan Rp 720.0Jt 1 indikator aktif
Severity Tinggi 5 skor risiko
Benchmark 85% Perlu ditinjau

Ringkasan paket

Instansi
Kementerian Pertahanan · K/L
Satker
SINTELAL TNI AL
Lokasi
DKI Jakarta, Jakarta Timur (Kota)
Jenis pengadaan
Barang
Metode
Penunjukan Langsung
Pemilihan
January 2026
Sumber dana
APBN - RUPIAH MURNI (A)
Tahun dataset
2026
Severity Tinggi5 skor risiko1 indikator aktifPotensi anomaliOutlier benchmark

Rincian pekerjaan dan analisis

Severity
Tinggi
Skor risiko
5
Indikator aktif
1
Potensi anomali
Ya
Outlier benchmark
Ya
Cakupan wilayah
1 wilayah
UMKM
Tidak
Lokasi kerja
Dalam negeri
Volume pekerjaan
1 TAHUN
Uraian pekerjaan
Kegiatan Binsat (Pembinaan Satuan) Sintelal pada Satuan Kerja Staf Intelijen TNI AL melaksanakan perencanaan, pengorganisasian, pembinaan, dan pengendalian seluruh aspek kegiatan satuan intelijen, termasuk pembinaan organisasi, prosedur kerja, disiplin, kesiapan operasional, serta evaluasi kinerja satuan dan personel, guna memastikan efektivitas, efisiensi, dan profesionalisme pelaksanaan tugas pokok Staf Intelijen TNI Angkatan Laut serta tercapainya kesiapan satuan secara optimal.
Spesifikasi
Spesifikasi Pekerjaan Binsat Sintelal meliputi perencanaan, pengorganisasian, dan pengendalian kegiatan satuan, pembinaan disiplin, prosedur kerja, dan kesiapan operasional personel, evaluasi kinerja satuan dan individu, penyusunan laporan hasil pembinaan, serta pemberian rekomendasi perbaikan untuk meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan profesionalisme satuan dalam mendukung pelaksanaan tugas pokok Staf Intelijen TNI Angkatan Laut.
Alasan indikator
Pengadaan diklasifikasikan sebagai barang, namun uraian dan spesifikasi sepenuhnya berisi aktivitas pembinaan, perencanaan, evaluasi, pengendalian, dan penyusunan laporan yang bersifat jasa/operasional internal tahunan. Ketidaksesuaian mendasar antara jenis pengadaan dan substansi pekerjaan menunjukkan indikasi belanja tidak tepat klasifikasi dan berpotensi tidak efisien untuk dibiayai sebagai item pengadaan barang.