Dosir Paket · No. 63213204

Pengadaan Peralatan dan Mesin Lainnya

Detail paket ini adalah temuan berbantuan AI dan benchmark awal. Gunakan sebagai bahan tinjauan, bukan kesimpulan pelanggaran.

Pagu Rp 611.188.500 (611.2Jt) APBD
Potensi pemborosan Rp 183.4Jt 1 indikator aktif
Severity Tinggi 5 skor risiko
Benchmark 98% Perlu ditinjau

Ringkasan paket

Instansi
Kab. Banjarnegara · Pemkab/Pemkot
Satker
Sekretariat Daerah
Lokasi
Jawa Tengah, Banjarnegara (Kab.)
Jenis pengadaan
Barang
Metode
E-Purchasing
Pemilihan
February 2026
Sumber dana
APBD
Tahun dataset
2026
Severity Tinggi5 skor risiko1 indikator aktifPotensi anomaliOutlier benchmarkUMKM

Rincian pekerjaan dan analisis

Severity
Tinggi
Skor risiko
5
Indikator aktif
1
Potensi anomali
Ya
Outlier benchmark
Ya
Cakupan wilayah
1 wilayah
UMKM
Ya
Lokasi kerja
Dalam negeri
Volume pekerjaan
2 Paket
Uraian pekerjaan
Belanja Alat/Bahan untuk Kegiatan Kantor-Perabot Kantor; Belanja Modal Personal Computer; Belanja Modal Alat Pendingin; Belanja Modal Peralatan Studio Video dan Film; Belanja Modal Alat Kantor Lainnya; Belanja Modal Peralatan Personal Computer; Belanja Modal Alat Rumah Tangga Lainnya (Home Use); Belanja Alat/Bahan untuk Kegiatan Kantor-Alat Tulis Kantor; Belanja Modal Mebel; Water Heater Listrik; Kasur Lantai; Laptop; Laptop; Air Conditioning (AC); Buku agenda; Penghangat Ruangan; Wallpaper; Koper; Dispenser; LCD Proyektor; Penghancur kertas; Printer; Scanner; Kipas angin; Kasur Springbed; Alat Perangkap Lalat;
Spesifikasi
Kapasitas 30 liter; ; 1,5 PK; 3600 lumens; Ukuran 200x160; ; Bahan: Case/fiber; isi 50 lembar; 100x200; Kapasitas 30 liter; 100x200; ; ; 1,5 PK; isi 50 lembar; Gas; Permukaan anti air; Bahan: Case/fiber; Galon Bawah; 3600 lumens; Strip Cut 4mm; ; Medium Spec; Berdiri; Ukuran 200x160; Cakupan area 100 m2;
Alasan indikator
Terdapat campuran barang kantor dengan sejumlah barang yang berkarakter rumah tangga/akomodasi seperti springbed, kasur lantai, water heater, penghangat ruangan, wallpaper, koper, dan perangkap lalat dalam pengadaan Sekretariat Daerah. Kombinasi ini mengindikasikan sebagian belanja kurang selaras dengan kebutuhan fungsi perkantoran dan berpotensi menimbulkan pemborosan anggaran, meski tidak seluruh paket dapat dianggap tidak wajar.