Dosir Paket · No. 63624936

Belanja Perjalanan Dinas Biasa

Detail paket ini adalah temuan berbantuan AI dan benchmark awal. Gunakan sebagai bahan tinjauan, bukan kesimpulan pelanggaran.

Pagu Rp 19.979.000 (20.0Jt) APBD
Potensi pemborosan Rp 10.9Jt 1 indikator aktif
Severity Tinggi 5 skor risiko
Benchmark 61% Masih dalam rentang peer

Ringkasan paket

Instansi
Kota Batu · Pemkab/Pemkot
Satker
Dinas Sosial
Lokasi
Jawa Timur, Batu (Kota)
Jenis pengadaan
Jasa Lainnya
Metode
E-Purchasing
Pemilihan
January 2026
Sumber dana
APBD
Tahun dataset
2026
Severity Tinggi5 skor risiko1 indikator aktifPotensi anomaliUMKM

Rincian pekerjaan dan analisis

Severity
Tinggi
Skor risiko
5
Indikator aktif
1
Potensi anomali
Ya
Outlier benchmark
Tidak
Cakupan wilayah
1 wilayah
UMKM
Ya
Lokasi kerja
Dalam negeri
Volume pekerjaan
1 Paket
Uraian pekerjaan
Penginapan dan Biaya Transportasi
Spesifikasi
- Biaya Transportasi Darat dari Kota Batu ke Kota Surabaya Dalam Provinsi Yang Sama One Way 5 Orang / Kali @Rp242.000,00 PPN 0% = Rp1.210.000,00 - Pengisian E tol Senilai 100.000 10 Kali Rupiah @Rp105.000,00 PPN 0% = Rp1.050.000,00 - Tiket Pesawat Kelas Bisnis Jakarta - Surabaya 2 Orang PP @Rp5.466.000,00 PPN 0% = Rp10.932.000,00 - Penginapan Perjalanan Dinas Dalam Negeri Angota DPRD Pejabat Eselon II DKI Jakarta 1 Orang x 1 Hari @Rp1.490.000,00 PPN 0% = Rp1.490.000,00 - Penginapan Perjalanan Dinas Dalam Negeri Angota DPRD /Pejabat Eselon II Jawa Timur 1 Orang / Hari x 1 Kali @Rp2.007.000,00 PPN 0% = Rp2.007.000,00 - Penginapan Perjalanan Dinas Dalam Negeri Eselon III / Golongan IV Jawa Timur 2 Orang / Hari @Rp1.076.000,00 PPN 0% = Rp2.152.000,00 - Penginapan Perjalanan Dinas Dalam Negeri Eselon IV / Golongan III, II dan I Bali 1 Orang x 1 Hari @Rp1.138.000,00 PPN 0% = Rp1.138.000,00
Alasan indikator
Terdapat penggunaan tiket pesawat kelas bisnis untuk perjalanan Jakarta–Surabaya yang merupakan rute domestik singkat, sehingga terindikasi tidak hemat dan tidak proporsional untuk belanja perjalanan dinas. Komponen ini paling menonjol sebagai potensi pemborosan dibanding kebutuhan perjalanan dinas biasa lainnya.