Dosir Paket · No. 63658499

Belanja Bahan-Bahan Lainnya

Detail paket ini adalah temuan berbantuan AI dan benchmark awal. Gunakan sebagai bahan tinjauan, bukan kesimpulan pelanggaran.

Pagu Rp 240.204.250 (240.2Jt) APBD
Potensi pemborosan Rp 120.1Jt 1 indikator aktif
Severity Tinggi 5 skor risiko
Benchmark 96% Perlu ditinjau

Ringkasan paket

Instansi
Kab. Padang Pariaman · Pemkab/Pemkot
Satker
SEKRETARIAT DPRD
Lokasi
Sumatera Barat, Padang Pariaman (Kab.)
Jenis pengadaan
Barang
Metode
E-Purchasing
Pemilihan
January 2026
Sumber dana
APBD
Tahun dataset
2026
Severity Tinggi5 skor risiko1 indikator aktifPotensi anomaliOutlier benchmarkUMKM

Rincian pekerjaan dan analisis

Severity
Tinggi
Skor risiko
5
Indikator aktif
1
Potensi anomali
Ya
Outlier benchmark
Ya
Cakupan wilayah
1 wilayah
UMKM
Ya
Lokasi kerja
Dalam negeri
Volume pekerjaan
1 Paket
Uraian pekerjaan
Bawang Merah; Bawang Putih; Pot Bunga; Susu Kental Manis; Kotak Snack; Beras Ketan Hitam; Ikan Tuna Segar; Kacang Hijau; Aneka Kue Lebaran; Margarin; Sendok Makan Fujika; Perlengkapan Memasak; Handuk; Buah Jeruk Manis; mie instan; Minyak goreng; Gelas Citinova; Bantal; Tempat Kue Labaran; Tudung Saji; Seprai Kasur; Bantal Guling; Daging sapi; Bantal Tidur; Cumi-Cumi; Bed Cover; Sprei; Beras; Gula; Air Mineral Botol Mini 300 ml; Air Mineral Gelas 200 ml; Susu Bubuk; Teh Celup; Telur; Tepung; Udang Laut Basah; Anggur; Mangga; Buah Keranjang; Pisang Jantan; Pisang Timbatu; Ikan Karang Segar; Ikan Asin; Garam; Ikan Gurami Segar;
Spesifikasi
Besar; Besar; -; 370 gr; -; ; ; Kecil; ; ; -; -; -; ; Merek Indomie; Kemasan 2 Liter; -; Bantal Silikon; -; -; Seprai Lajang; -; ; kain; ; kain; kain; IR 24; Gula Pasir Put; ; ; Non Fat; Sariwangi isi 25 / 100; Ayam Buras; Segitiga Biru; ; ; ; ; Tua; ; ; ; Halus; ;
Alasan indikator
Komposisi belanja didominasi bahan pangan, perlengkapan rumah tangga, dan item konsumtif seperti sprei, bantal, bed cover, handuk, pot bunga, serta aneka kue lebaran. Untuk sekretariat legislatif, kombinasi item ini tampak kurang selaras dengan kebutuhan operasional pemerintahan yang lazim dan mengindikasikan belanja campuran yang berpotensi tidak perlu atau berlebihan.