Dosir Paket · No. 64112532

Belanja Makanan dan Minuman Jamuan Tamu

Detail paket ini adalah temuan berbantuan AI dan benchmark awal. Gunakan sebagai bahan tinjauan, bukan kesimpulan pelanggaran.

Pagu Rp 2.063.800.000 (2.1M) APBD
Potensi pemborosan Rp 2.1M 1 indikator aktif
Severity Sangat tinggi 6 skor risiko
Benchmark 100% Perlu ditinjau

Ringkasan paket

Instansi
Kab. Penukal Abab Lematang Ilir · Pemkab/Pemkot
Satker
Sekretariat Daerah
Lokasi
Sumatera Selatan, Penukal Abab Lematang Ilir (Kab.)
Jenis pengadaan
Barang
Metode
E-Purchasing
Pemilihan
February 2026
Sumber dana
APBD
Tahun dataset
2026
Severity Sangat tinggi6 skor risiko1 indikator aktifPotensi anomaliOutlier benchmarkUMKM

Rincian pekerjaan dan analisis

Severity
Sangat tinggi
Skor risiko
6
Indikator aktif
1
Potensi anomali
Ya
Outlier benchmark
Ya
Cakupan wilayah
1 wilayah
UMKM
Ya
Lokasi kerja
Dalam negeri
Volume pekerjaan
1 Paket
Uraian pekerjaan
Makan Minum Jamuan Tamu Super Eksekutif; Snack Jamuan Tamu Super Eksekutif - VVIP; Snack Jamuan Tamu Super Eksekutif - VVIP; Snack Jamuan Tamu Super Eksekutif - VVIP; Snack Jamuan Tamu Super Eksekutif - VVIP; Snack Jamuan Tamu Super Eksekutif - VVIP; Snack Jamuan Tamu Super Eksekutif - VVIP; Snack Jamuan Tamu Super Eksekutif - VVIP; Snack Jamuan Tamu Super Eksekutif - VVIP;
Spesifikasi
Super Eksekutif : Nasi, Lauk Pauk, Buah Potong, dan Minuman; VIP : Makanan Tradisional, Kue, Buah Potong dan Lain Lain; VIP : Makanan Tradisional, Kue, Buah Potong dan Lain Lain; VIP : Makanan Tradisional, Kue, Buah Potong dan Lain Lain; VIP : Makanan Tradisional, Kue, Buah Potong dan Lain Lain; VIP : Makanan Tradisional, Kue, Buah Potong dan Lain Lain; VIP : Makanan Tradisional, Kue, Buah Potong dan Lain Lain; VIP : Makanan Tradisional, Kue, Buah Potong dan Lain Lain; VIP : Makanan Tradisional, Kue, Buah Potong dan Lain Lain;
Alasan indikator
Pengadaan jamuan tamu dengan klasifikasi 'Super Eksekutif' dan 'VVIP' untuk konsumsi pemerintahan daerah berisiko sangat tidak pantas karena memberi kesan fasilitas mewah yang tidak esensial bagi pelayanan publik. Nilai anggaran yang sangat besar untuk belanja konsumsi memperkuat indikasi pemborosan dan berpotensi memicu kecemburuan sosial.