Dosir Paket · No. 64155461

Belanja Alat/Bahan untuk Kegiatan Kantor-Alat/Bahan untuk Kegiatan Kantor Lainnya

Detail paket ini adalah temuan berbantuan AI dan benchmark awal. Gunakan sebagai bahan tinjauan, bukan kesimpulan pelanggaran.

Pagu Rp 116.156.500 (116.2Jt) APBD
Potensi pemborosan Rp 116.2Jt 1 indikator aktif
Severity Tinggi 5 skor risiko
Benchmark 96% Perlu ditinjau

Ringkasan paket

Instansi
Kab. Mimika · Pemkab/Pemkot
Satker
Bagian Administrasi Perekonomian dan Pembangunan
Lokasi
Papua Tengah, Mimika (Kab.)
Jenis pengadaan
Barang
Metode
Pengadaan Langsung
Pemilihan
January 2026
Sumber dana
APBD
Tahun dataset
2026
Severity Tinggi5 skor risiko1 indikator aktifPotensi anomaliOutlier benchmarkUMKM

Rincian pekerjaan dan analisis

Severity
Tinggi
Skor risiko
5
Indikator aktif
1
Potensi anomali
Ya
Outlier benchmark
Ya
Cakupan wilayah
1 wilayah
UMKM
Ya
Lokasi kerja
Dalam negeri
Volume pekerjaan
1 Paket
Uraian pekerjaan
Alat/Bahan untuk Kegiatan Kantor Lainnya; Alat/Bahan untuk Kegiatan Kantor Lainnya; Alat/Bahan untuk Kegiatan Kantor Lainnya; Alat/Bahan untuk Kegiatan Kantor Lainnya; Alat/Bahan untuk Kegiatan Kantor Lainnya; Alat/Bahan untuk Kegiatan Kantor Lainnya; Alat/Bahan untuk Kegiatan Kantor Lainnya; Alat/Bahan untuk Kegiatan Kantor Lainnya; Alat/Bahan untuk Kegiatan Kantor Lainnya;
Spesifikasi
Seni Rupa Lukisan Kuas Barang Bercorak Kebudayaan Dengan Media Kulit Kayu (Ekspresi); Mahkota Replikasi Bulu Kasuari; Kalung Aksesoris Kerang/Manik-Manik; Noken; Seni Rupa Lukisan Kuas Barang Bercorak Kebudayaan Dengan Media Batik Kayu; Sirkam/Jepit Rambut/Anting; Seni Rupa Lukisan Kuas Barang Bercorak Kebudayaan Dengan Media Kanvas; Batik Papua; Bross Kerang;
Alasan indikator
Spesifikasi berisi lukisan, mahkota replikasi, kalung aksesoris, noken, batik, dan bros kerang yang lebih menyerupai cendera mata/atribut budaya daripada alat atau bahan operasional kantor. Dalam konteks belanja alat/bahan kegiatan kantor, relevansinya lemah sehingga seluruh nilai paket berindikasi tidak tepat guna dan patut ditelaah lebih lanjut.