Dosir Paket · No. 64666223

Belanja Modal Mebel

Detail paket ini adalah temuan berbantuan AI dan benchmark awal. Gunakan sebagai bahan tinjauan, bukan kesimpulan pelanggaran.

Pagu Rp 455.920.000 (455.9Jt) APBD
Potensi pemborosan Rp 455.9Jt 1 indikator aktif
Severity Sangat tinggi 6 skor risiko
Benchmark 99% Perlu ditinjau

Ringkasan paket

Instansi
Kab. Merauke · Pemkab/Pemkot
Satker
Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten
Lokasi
Papua Selatan, Merauke (Kab.)
Jenis pengadaan
Jasa Lainnya
Metode
Pengadaan Langsung
Pemilihan
January 2026
Sumber dana
APBD
Tahun dataset
2026
Severity Sangat tinggi6 skor risiko1 indikator aktifPotensi anomaliOutlier benchmarkUMKM

Rincian pekerjaan dan analisis

Severity
Sangat tinggi
Skor risiko
6
Indikator aktif
1
Potensi anomali
Ya
Outlier benchmark
Ya
Cakupan wilayah
1 wilayah
UMKM
Ya
Lokasi kerja
Dalam negeri
Volume pekerjaan
1 Paket
Uraian pekerjaan
Belanja Modal Mebel Alat Rumah Tangga Pimpinan; Belanja Modal Mebel Alat Rumah Tangga Pimpinan; Belanja Modal Mebel Alat Rumah Tangga Pimpinan; Belanja Modal Mebel Alat Rumah Tangga Pimpinan; Belanja Modal Mebel Alat Rumah Tangga Pimpinan; Belanja Modal Mebel Alat Rumah Tangga Pimpinan; Belanja Modal Mebel Alat Rumah Tangga Pimpinan; Belanja Modal Mebel Alat Rumah Tangga Pimpinan; Belanja Modal Mebel Alat Rumah Tangga Pimpinan; Belanja Modal Mebel Alat Rumah Tangga Pimpinan; Belanja Modal Mebel Alat Rumah Tangga Pimpinan; Belanja Modal Mebel Alat Rumah Tangga Pimpinan; Belanja Modal Mebel Alat Rumah Tangga Pimpinan; Belanja Modal Mebel Alat Rumah Tangga Pimpinan; Belanja Modal Mebel Alat Rumah Tangga Pimpinan;
Spesifikasi
Tempat Tidur; Tempat Tidur; Lemari Piring; Lemari Makan; Lemari Makan; Lemari Makan; Lemari Piring; Tempat Tidur; Meja Makan; Meja Makan; Meja Makan; Lemari Piring; Lemari Pakaian 3 pintu; Lemari Pakaian 3 pintu; Lemari Pakaian 3 pintu;
Alasan indikator
Pengadaan mebel alat rumah tangga untuk pimpinan, termasuk tempat tidur, lemari piring, lemari makan, meja makan, dan lemari pakaian, pada sekretariat DPRD sangat tidak lazim untuk kebutuhan kedinasan kantor dan menimbulkan kesan penggunaan APBD untuk fasilitas domestik pribadi/berlebihan. Seluruh nilai paket patut diperlakukan sebagai potensi pemborosan.