Dosir Paket · No. 65361282

Belanja Barang untuk Dijual/Diserahkan kepada Masyarakat

Detail paket ini adalah temuan berbantuan AI dan benchmark awal. Gunakan sebagai bahan tinjauan, bukan kesimpulan pelanggaran.

Pagu Rp 625.500.000 (625.5Jt) APBD
Potensi pemborosan Rp 625.5Jt 1 indikator aktif
Severity Tinggi 5 skor risiko
Benchmark 100% Perlu ditinjau

Ringkasan paket

Instansi
Kab. Dompu · Pemkab/Pemkot
Satker
Bagian Umum
Lokasi
Nusa Tenggara Barat, Dompu (Kab.)
Jenis pengadaan
Barang
Metode
Pengadaan Langsung
Pemilihan
January 2026
Sumber dana
APBD
Tahun dataset
2026
Severity Tinggi5 skor risiko1 indikator aktifPotensi anomaliOutlier benchmarkUMKM

Rincian pekerjaan dan analisis

Severity
Tinggi
Skor risiko
5
Indikator aktif
1
Potensi anomali
Ya
Outlier benchmark
Ya
Cakupan wilayah
1 wilayah
UMKM
Ya
Lokasi kerja
Dalam negeri
Volume pekerjaan
1 Paket
Uraian pekerjaan
Persediaan untuk Dijual/Diserahkan Kepada Masyarakat; Persediaan untuk Dijual/Diserahkan Kepada Masyarakat; Barang untuk Dijual/Diserahkan kepada Masyarakat; Persediaan untuk Dijual/Diserahkan Kepada Masyarakat; Persediaan untuk Dijual/Diserahkan Kepada Masyarakat; Persediaan untuk Dijual/Diserahkan Kepada Masyarakat; Persediaan untuk Dijual/Diserahkan Kepada Masyarakat; Persediaan untuk Dijual/Diserahkan Kepada Masyarakat; Persediaan untuk Dijual/Diserahkan Kepada Masyarakat; Persediaan untuk Dijual/Diserahkan Kepada Masyarakat; Persediaan untuk Dijual/Diserahkan Kepada Masyarakat; Persediaan untuk Dijual/Diserahkan Kepada Masyarakat;
Spesifikasi
Sekretariat MUI; Kursi & Terop; Terop dan Sound System; Terop; Terop; Terop; Terop; Terop & Kursi; Terop; Terop; Motor Operasional; Terop;
Alasan indikator
Pengadaan barang untuk diserahkan kepada masyarakat ini memuat item seperti motor operasional, kursi, terop, dan sound system yang secara indikatif lebih menyerupai perlengkapan operasional/penunjang kegiatan lembaga tertentu daripada bantuan langsung kepada masyarakat. Uraian dan spesifikasi sangat umum, sementara nilai paket besar dalam satu paket meningkatkan risiko ketidaktepatan sasaran dan pemborosan.