Dosir Paket · No. 65469416

Pengadaan Belanja Perjalanan Dinas Biasa Kegiatan Penelitian Lapangan KBM Pada Direktorat Merek dan IG Ditjen Kekayaan Intelektual TA 2026

Detail paket ini adalah temuan berbantuan AI dan benchmark awal. Gunakan sebagai bahan tinjauan, bukan kesimpulan pelanggaran.

Pagu Rp 964.419.000 (964.4Jt) APBN - PNBP (D)
Potensi pemborosan Rp 547.1Jt 1 indikator aktif
Severity Tinggi 5 skor risiko
Benchmark 99% Perlu ditinjau

Ringkasan paket

Instansi
Kementerian Hukum · K/L
Satker
DIREKTORAT JENDERAL KEKAYAAN INTELEKTUAL
Lokasi
LAINNYA, Lainnya
Jenis pengadaan
Jasa Lainnya
Metode
Pengadaan Langsung
Pemilihan
January 2026
Sumber dana
APBN - PNBP (D)
Tahun dataset
2026
Severity Tinggi5 skor risiko1 indikator aktifPotensi anomaliOutlier benchmarkUMKM

Rincian pekerjaan dan analisis

Severity
Tinggi
Skor risiko
5
Indikator aktif
1
Potensi anomali
Ya
Outlier benchmark
Ya
Cakupan wilayah
1 wilayah
UMKM
Ya
Lokasi kerja
Dalam negeri
Volume pekerjaan
1 Tahun
Uraian pekerjaan
1. Transpotasi Asal PP ( 36, OK, @ 250000 ); 2. Penginapan Perjalanan Dinas Biasa Es.Isetara ( 26, OH, @ 4076000 ); 3. Uang Harian Perjalanan Dinas ( 54, OH, @ 410000 ); 4. Tiket Pesawat Perjalanan Dinas Dalam Negeri PP (Bisnis) ( 13, OK, @ 7295000 ); 5. Tiket Pesawat Perjalanan Dinas Dalam Negeri PP (Ekonomi) ( 5, OK, @ 8193000 ); 6. Tiket Pesawat Perjalanan Dinas Dalam Negeri PP (Bisnis) ( 13, OK, @ 14568000 ); 7. Transpotasi Asal PP ( 36, OK, @ 250000 ); 8. Transportasi Tujuan PP ( 36, OK, @ 462000 ); 9. Tiket Pesawat Perjalanan Dinas Dalam Negeri PP (Ekonomi) ( 5, OK, @ 7000000 ); 10. Transpotasi Asal PP ( 36, OK, @ 250000 ); 11. Transportasi Tujuan PP ( 36, OK, @ 154000 ); 12. Penginapan Perjalanan Dinas Biasa Es.IVsetara ( 10, OH, @ 786000 ); 13. Penginapan Perjalanan Dinas Biasa Es.Isetara ( 26, OH, @ 3088000 ); 14. Uang Harian Perjalanan Dinas ( 54, OH, @ 380000 ); 15. Transportasi Tujuan PP ( 36, OK, @ 105000 ); 16. Penginapan Perjalanan Dinas Biasa Es.IVsetara ( 10, OH, @ 550000 ); 17. Tiket Pesawat Perjalanan Dinas Dalam Negeri PP (Ekonomi) ( 5, OK, @ 2139000 ); 18. Tiket Pesawat Perjalanan Dinas Dalam Negeri PP (Bisnis) ( 13, OK, @ 3412000 ); 19. Transpotasi Asal PP ( 36, OK, @ 250000 ); 20. Transportasi Tujuan PP ( 36, OK, @ 94000 ); 21. Penginapan Perjalanan Dinas Biasa Es.IVsetara ( 10, OH, @ 649000 ); 22. Penginapan Perjalanan Dinas Biasa Es.Isetara ( 26, OH, @ 3827000 ); 23. Uang Harian Perjalanan Dinas ( 54, OH, @ 410000 ); 24. Transpotasi Asal PP ( 36, OK, @ 250000 ); 25. Transportasi Tujuan PP ( 36, OK, @ 283000 ); 26. Tiket Pesawat Perjalanan Dinas Dalam Negeri PP (Bisnis) ( 13, OK, @ 12172000 ); 27. Penginapan Perjalanan Dinas Biasa Es.IVsetara ( 10, OH, @ 704000 ); 28. Tiket Pesawat Perjalanan Dinas Dalam Negeri PP (Ekonomi) ( 5, OK, @ 5081000 ); 29. Tiket Pesawat Perjalanan Dinas Dalam Negeri PP (Bisnis) ( 13, OK, @ 9413000 ); 30. Penginapan Perjalanan Dinas Biasa Es.Isetara ( 26, OH, @ 3750000 ); 31. Transpotasi Asal PP ( 36, OK, @ 250000 ); 32. Uang Harian Perjalanan Dinas ( 54, OH, @ 430000 ); 33. Transportasi Tujuan PP ( 36, OK, @ 279000 ); 34. Penginapan Perjalanan Dinas Biasa Es.IVsetara ( 10, OH, @ 1038000 ); 35. Penginapan Perjalanan Dinas Biasa Es.Isetara ( 26, OH, @ 3859000 ); 36. Uang Harian Perjalanan Dinas ( 54, OH, @ 580000 ); 37. Tiket Pesawat Perjalanan Dinas Dalam Negeri PP (Ekonomi) ( 5, OK, @ 4182000 ); 38. Tiket Pesawat Perjalanan Dinas Dalam Negeri PP (Bisnis) ( 13, OK, @ 7658000 ); 39. Tiket Pesawat Perjalanan Dinas Dalam Negeri PP (Ekonomi) ( 5, OK, @ 4867000 ); 40. Penginapan Perjalanan Dinas Biasa Es.IVsetara ( 10, OH, @ 667000 ); 41. Penginapan Perjalanan Dinas Biasa Es.Isetara ( 26, OH, @ 3467000 ); 42. Uang Harian Perjalanan Dinas ( 54, OH, @ 380000 );
Spesifikasi
Menyediakan Transportasi, Penginapan, dan Tiket Pesawat Untuk Terlaksananya Kegiatan Sesuai Dengan Kebutuhan
Alasan indikator
Terdapat indikasi kuat pemborosan karena komponen perjalanan dinas memasukkan tiket pesawat kelas bisnis berulang kali untuk penerbangan dalam negeri dengan nilai signifikan. Untuk kegiatan penelitian lapangan, penggunaan kelas bisnis tampak tidak proporsional dan berpotensi melebihi kebutuhan minimum yang wajar. Nilai potensi dihitung secara konservatif dari seluruh komponen tiket bisnis dalam paket.