Dosir Paket · No. 65548348

Belanja Modal Alat Rumah Tangga Lainnya (Home Use)

Detail paket ini adalah temuan berbantuan AI dan benchmark awal. Gunakan sebagai bahan tinjauan, bukan kesimpulan pelanggaran.

Pagu Rp 1.898.207.637 (1.9M) APBD
Potensi pemborosan Rp 949.1Jt 1 indikator aktif
Severity Tinggi 5 skor risiko
Benchmark 99% Perlu ditinjau

Ringkasan paket

Instansi
Kab. Tanah Laut · Pemkab/Pemkot
Satker
Sekretariat Daerah
Lokasi
Kalimantan Selatan, Tanah Laut (Kab.)
Jenis pengadaan
Barang
Metode
E-Purchasing
Pemilihan
January 2026
Sumber dana
APBD
Tahun dataset
2026
Severity Tinggi5 skor risiko1 indikator aktifPotensi anomaliOutlier benchmarkUMKM

Rincian pekerjaan dan analisis

Severity
Tinggi
Skor risiko
5
Indikator aktif
1
Potensi anomali
Ya
Outlier benchmark
Ya
Cakupan wilayah
1 wilayah
UMKM
Ya
Lokasi kerja
Dalam negeri
Volume pekerjaan
1 Paket
Uraian pekerjaan
Tirai Jendela; Leg Extension Machine; Oven; Smart Interactive Podium; Lampu Hias Gantung; Mukena; Sajadah; Sajadah; Karpet Permadani; TV 55 Inch; Jemuran; Sekat Mushola; Lampu Hias Gantung; Lampu Hias Gantung; Mesin Las; Tandon; Mesin Bor; Alat Cuci Mobil; Bak Sampah Berwarna; Gerobak Dororng; Dispenser Air; Dispenser Air; Blower/exhaust Fan; Kain Dekor; Addjustable Bench; Rubber Dumble Set dan Rak; Treadmil; Full Down Row Machine; TV 43 Inch; Tangga Portable; Bed Cover; Gorden Mushola; Water Heater; TV 86; TV 75 Inch; TV 32 Inch; Karpet; TV 40 inch; TV 50 Inch; Televisi; Gorden; Dispenser Air; TV 43 Inch; Tangga Telkom;
Spesifikasi
-; -; -; -; -; -; -; -; -; -; -; -; -; -; -; -; -; -; -; -; -; -; -; -; -; -; -; -; LED 43 Inch; -; -; -; -; -; -; -; -; -; -; 65 Inch, LED Smart Android Google TV; ; ; LED 43 Inch; -;
Alasan indikator
Komposisi pengadaan sangat campuran dan memuat banyak barang yang tampak non-esensial untuk fungsi perkantoran umum, termasuk beberapa alat gym, smart interactive podium, banyak televisi berbagai ukuran, serta perlengkapan dekoratif/rumah tangga dalam satu paket bernilai besar. Struktur ini mengindikasikan belanja yang kurang fokus pada kebutuhan utama dan berpotensi menimbulkan pemborosan anggaran.