Dosir Paket · No. 66062382

Belanja Makanan dan Minuman Rapat

Detail paket ini adalah temuan berbantuan AI dan benchmark awal. Gunakan sebagai bahan tinjauan, bukan kesimpulan pelanggaran.

Pagu Rp 1.340.505.000 (1.3M) APBD
Potensi pemborosan Rp 1.3M 1 indikator aktif
Severity Tinggi 5 skor risiko
Benchmark 99% Perlu ditinjau

Ringkasan paket

Instansi
Kota Bontang · Pemkab/Pemkot
Satker
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
Lokasi
Kalimantan Timur, Bontang (Kota) | Kalimantan Timur, Bontang (Kota) | Kalimantan Timur, Bontang (Kota) | Kalimantan Timur, Bontang (Kota) | Kalimantan Timur, Bontang (Kota) | Kalimantan Timur, Bontang (Kota) | Kalimantan Timur, Bontang (Kota) | Kalimantan Timur, Bontang (Kota) | Kalimantan Timur, Bontang (Kota) | Kalimantan Timur, Bontang (Kota) | Kalimantan Timur, Bontang (Kota) | Kalimantan Timur, Bontang (Kota) | Kalimantan Timur, Bontang (Kota) | Kalimantan Timur, Bontang (Kota) | Kalimantan Timur, Bontang (Kota) | Kalimantan Timur, Bontang (Kota) | Kalimantan Timur, Bontang (Kota) | Kalimantan Timur, Bontang (Kota) | Kalimantan Timur, Bontang (Kota) | Kalimantan Timur, Bontang (Kota) | Kalimantan Timur, Bontang (Kota) | Kalimantan Timur, Bontang (Kota) | Kalimantan Timur, Bontang (Kota) | Kalimantan Timur, Bontang (Kota) | Kalimantan Timur, Bontang (Kota) | Kalimantan Timur, Bontang (Kota) | Kalimantan Timur, Bontang (Kota)
Jenis pengadaan
Barang
Metode
E-Purchasing
Pemilihan
March 2026
Sumber dana
APBD
Tahun dataset
2026
Severity Tinggi5 skor risiko1 indikator aktifPotensi anomaliOutlier benchmarkUMKM

Rincian pekerjaan dan analisis

Severity
Tinggi
Skor risiko
5
Indikator aktif
1
Potensi anomali
Ya
Outlier benchmark
Ya
Cakupan wilayah
1 wilayah
UMKM
Ya
Lokasi kerja
Dalam negeri
Volume pekerjaan
1 Paket
Uraian pekerjaan
Belanja Makanan dan Minuman Rapat
Spesifikasi
Konsumsi Snack/Kudapan
Alasan indikator
Anggaran untuk konsumsi rapat berupa snack/kudapan dalam nilai sangat besar menimbulkan indikasi kuat pemborosan belanja operasional. Dari judul dan spesifikasi yang tersedia, manfaat publik langsung tampak rendah dibanding besaran anggaran sehingga layak dikategorikan berisiko tinggi dan perlu ditelaah kebutuhan, frekuensi, serta kewajaran volumenya.