Dosir Paket · No. 66178657

Pengamanan Barang Milik Daerah

Detail paket ini adalah temuan berbantuan AI dan benchmark awal. Gunakan sebagai bahan tinjauan, bukan kesimpulan pelanggaran.

Pagu Rp 1.495.900.000 (1.5M) APBD
Potensi pemborosan Rp 1.5M 1 indikator aktif
Severity Tinggi 5 skor risiko
Benchmark 100% Perlu ditinjau

Ringkasan paket

Instansi
Kab. Tulang Bawang Barat · Pemkab/Pemkot
Satker
BADAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH
Lokasi
Lampung, Tulang Bawang Barat (Kab.)
Jenis pengadaan
Jasa Lainnya
Metode
Pengadaan Langsung
Pemilihan
January 2026
Sumber dana
APBD
Tahun dataset
2026
Severity Tinggi5 skor risiko1 indikator aktifPotensi anomaliOutlier benchmarkUMKM

Rincian pekerjaan dan analisis

Severity
Tinggi
Skor risiko
5
Indikator aktif
1
Potensi anomali
Ya
Outlier benchmark
Ya
Cakupan wilayah
1 wilayah
UMKM
Ya
Lokasi kerja
Dalam negeri
Volume pekerjaan
1 Paket
Uraian pekerjaan
Belanja Pemeliharaan Alat Angkutan-Alat Angkutan Darat Bermotor-Kendaraan Dinas Bermotor Perorangan; Belanja Alat/Bahan untuk Kegiatan Kantor-Alat Tulis Kantor; Belanja Alat/Bahan untuk Kegiatan Kantor- Bahan Cetak; Belanja Alat/Bahan untuk Kegiatan Kantor-Benda Pos; Belanja Makanan dan Minuman Rapat; Honorarium Narasumber atau Pembahas, Moderator, Pembawa Acara, dan Panitia; Honorarium Tim Pelaksana Kegiatan dan Sekretariat Tim Pelaksana Kegiatan; Belanja Lembur; Belanja Jasa Konsultansi Berorientasi Layanan-Jasa Khusus; Belanja Perjalanan Dinas Biasa; Alat Tulis Kantor; Nasi Kotak; Belanja Pemeliharaan Kendaraan Dinas; Jilid Biasa; Jilid Khusus; Map Surat Dinas; Fotocopy; Cetak Kop; Materai 10000; Snack; Honorarium Tim Pengamanan; Honorarium Naraumber; Uang Lembur Pegawai ASN Golongan IV; Jasa Inspeksi Kendaraan; Perjalanan Dinas Dalam Daerah;
Spesifikasi
Pengamanan Barang Milik Daerah
Alasan indikator
Judul pengadaan berupa pengamanan aset daerah, namun uraian memuat komponen yang sangat luas dan bercampur, seperti ATK, cetak, konsumsi rapat, honorarium, lembur, perjalanan dinas, konsultansi, hingga pemeliharaan kendaraan. Paket jasa dengan ragam belanja operasional yang tidak fokus ini mengindikasikan bundling yang tidak proporsional dan berisiko tinggi menimbulkan pemborosan anggaran.