Dosir Paket · No. 66355956

Belanja Barang untuk Dijual/Diserahkan kepada Pihak Ketiga/Pihak Lain

Detail paket ini adalah temuan berbantuan AI dan benchmark awal. Gunakan sebagai bahan tinjauan, bukan kesimpulan pelanggaran.

Pagu Rp 400.000.000 (400.0Jt) APBD
Potensi pemborosan Rp 400.0Jt 1 indikator aktif
Severity Tinggi 5 skor risiko
Benchmark 96% Perlu ditinjau

Ringkasan paket

Instansi
Provinsi Nusa Tenggara Barat · Pemprov
Satker
Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri
Lokasi
Nusa Tenggara Barat, Mataram (Kota)
Jenis pengadaan
Barang
Metode
E-Purchasing
Pemilihan
January 2026
Sumber dana
APBD
Tahun dataset
2026
Severity Tinggi5 skor risiko1 indikator aktifPotensi anomaliOutlier benchmarkUMKM

Rincian pekerjaan dan analisis

Severity
Tinggi
Skor risiko
5
Indikator aktif
1
Potensi anomali
Ya
Outlier benchmark
Ya
Cakupan wilayah
1 wilayah
UMKM
Ya
Lokasi kerja
Dalam negeri
Volume pekerjaan
1 Paket
Uraian pekerjaan
Persediaan Untuk Dijual/Diserahkan Lainnya; Persediaan Untuk Dijual/Diserahkan Lainnya; Persediaan Untuk Dijual/Diserahkan Lainnya; Persediaan Untuk Dijual/Diserahkan Lainnya; Persediaan Untuk Dijual/Diserahkan Lainnya; Persediaan Untuk Dijual/Diserahkan Lainnya; Persediaan Untuk Dijual/Diserahkan Lainnya; Persediaan Untuk Dijual/Diserahkan Lainnya; Persediaan Untuk Dijual/Diserahkan Lainnya; Persediaan Untuk Dijual/Diserahkan Lainnya; Persediaan Untuk Dijual/Diserahkan Lainnya; Persediaan Untuk Dijual/Diserahkan Lainnya;
Spesifikasi
Berugak 6 Tiang; Seragam barisan ansor serba guna (BANSER) GP Ansor; Berugak 4 Tiang; Berugak 4 Tiang; Berugak 4 Tiang; Berugak 4 Tiang; Berugak 6 Tiang; Berugak 6 Tiang; Seragam rompi/BKD dan BKK Lombok tengah; Berugak 6 Tiang; Berugak 4 Tiang; Berugak 6 Tiang;
Alasan indikator
Pengadaan berisi bantuan fisik dan seragam untuk kelompok/organisasi tertentu, termasuk seragam Banser GP Ansor serta rompi BKD/BKK, yang indikasi relevansinya terhadap fungsi kelembagaan tidak jelas dari data tersedia. Komposisi item yang heterogen dan bersifat diserahkan kepada pihak lain patut dicermati karena berpotensi menjadi belanja yang kurang tepat sasaran atau tidak prioritas.