Dosir Paket · No. 66483491

Fasilitasi Penyusunan Peraturan Desa danPeraturan Kepala Desa

Detail paket ini adalah temuan berbantuan AI dan benchmark awal. Gunakan sebagai bahan tinjauan, bukan kesimpulan pelanggaran.

Pagu Rp 10.000.000 (10.0Jt) APBD
Potensi pemborosan Rp 10.0Jt 1 indikator aktif
Severity Tinggi 5 skor risiko
Benchmark 73% Perlu ditinjau

Ringkasan paket

Instansi
Kab. Ogan Komering Ulu Timur · Pemkab/Pemkot
Satker
Kecamatan Semendawai Timur
Lokasi
Sumatera Selatan, Ogan Komering Ulu Timur (Kab.)
Jenis pengadaan
Barang
Metode
Pengadaan Langsung
Pemilihan
January 2026
Sumber dana
APBD
Tahun dataset
2026
Severity Tinggi5 skor risiko1 indikator aktifPotensi anomaliOutlier benchmarkUMKM

Rincian pekerjaan dan analisis

Severity
Tinggi
Skor risiko
5
Indikator aktif
1
Potensi anomali
Ya
Outlier benchmark
Ya
Cakupan wilayah
1 wilayah
UMKM
Ya
Lokasi kerja
Dalam negeri
Volume pekerjaan
1 Paket
Uraian pekerjaan
Belanja Alat/Bahan untuk Kegiatan Kantor-Alat Tulis Kantor; Belanja Alat/Bahan untuk Kegiatan Kantor- Kertas dan Cover; Belanja Alat/Bahan untuk Kegiatan Kantor- Bahan Cetak; Belanja Makanan dan Minuman Rapat; Belanja Alat/Bahan untuk Kegiatan Kantor-Bahan Komputer; Belanja Alat/Bahan untuk Kegiatan Kantor-Alat Tulis Kantor; Belanja Alat/Bahan untuk Kegiatan Kantor- Kertas dan Cover; Belanja Alat/Bahan untuk Kegiatan Kantor- Bahan Cetak; Belanja Makanan dan Minuman Rapat; Belanja Makan dan Minum Rapat; Belanja Alat/Bahan untuk Kegiatan Kantor-Bahan Komputer; Belanja Makanan dan Minuman Rapat;
Spesifikasi
Map Plastik Tebal Folder Dokumen; Kertas HVS F4 70Gr; Cetak Baliho/Banner Standar; Parsel Buah-Buahan Paket Uk. Besar; Tinta Toner Laser MFP 137fnw; Map Plastik Tebal Folder Dokumen; Kertas HVS F4 70Gr; Cetak Baliho/Banner Standar; Parsel Buah-Buahan Paket Uk. Besar; Makan; Tinta Toner Laser MFP 137fnw; Snack VIP;
Alasan indikator
Terdapat indikasi belanja yang kurang relevan untuk fasilitasi penyusunan regulasi desa, khususnya parsels buah ukuran besar dan snack VIP. Komponen tersebut berpotensi bersifat representatif atau berlebihan dibanding kebutuhan administratif/rapat biasa, sehingga patut dinilai sebagai pembelanjaan tidak efisien.