Dosir Paket · No. 66499426

Belanja Peralatan dan Mesin-Alat Kantor dan Rumah Tangga-Alat Kantor-Alat Kantor Lainnya

Detail paket ini adalah temuan berbantuan AI dan benchmark awal. Gunakan sebagai bahan tinjauan, bukan kesimpulan pelanggaran.

Pagu Rp 169.710.435 (169.7Jt) APBD
Potensi pemborosan Rp 169.7Jt 1 indikator aktif
Severity Tinggi 5 skor risiko
Benchmark 94% Perlu ditinjau

Ringkasan paket

Instansi
Provinsi Papua Barat · Pemprov
Satker
DINAS KEHUTANAN
Lokasi
Papua Barat, Manokwari (Kab.) | Papua Barat, Fak-Fak (Kab.) | Papua Barat, Kaimana (Kab.) | Papua Barat, Manokwari (Kab.) | Papua Barat, Manokwari Selatan (Kab.) | Papua Barat, Pegunungan Arfak (Kab.) | Papua Barat, Teluk Bintuni (Kab.) | Papua Barat, Teluk Wondama (Kab.)
Jenis pengadaan
Barang
Metode
Pengadaan Langsung
Pemilihan
March 2026
Sumber dana
APBD
Tahun dataset
2026
Severity Tinggi5 skor risiko1 indikator aktifPotensi anomaliOutlier benchmarkUMKM

Rincian pekerjaan dan analisis

Severity
Tinggi
Skor risiko
5
Indikator aktif
1
Potensi anomali
Ya
Outlier benchmark
Ya
Cakupan wilayah
7 wilayah
UMKM
Ya
Lokasi kerja
Dalam negeri
Volume pekerjaan
1 Paket
Uraian pekerjaan
Sendok Goreng / Sutil /Spatula; Panci Presto (High Pressure Cooker); Saringan Gorengan; Meja; Ember; Blender Kapasitas 2 L; Baskom Stainless Steel; Baskom Stainless Steel; Botol Minyak Goreng; Baskom Stainless Steel; Gelas Ukur; Wajan Cekung; Talenan Plastik; Corong Minyak Goreng; Timbangan Digital; Baskom Plastik; Kompor Minyak Tanah; Pisau Dapur;
Spesifikasi
Standard; ; 28cm; Panas dingin; Besar; Philips; Kecil; Sedang; ; Besar; 100 ml; 28cm; Besar; ; 2 Kg; Besar; 30 sumbu; Stainless Steel;
Alasan indikator
Daftar barang didominasi peralatan dapur dan rumah tangga seperti panci presto, sutil, blender, kompor minyak tanah, wajan, baskom, dan pisau dapur, yang secara indikatif kurang selaras dengan fungsi utama perangkat daerah bidang kehutanan. Tanpa konteks program yang menjelaskan kebutuhan operasional spesifik, seluruh paket layak dicermati sebagai pengadaan yang berpotensi tidak relevan sehingga nilai paket berisiko menjadi pemborosan.